Sensasi 11-12 Toyota All New Avanza Veloz
BosMobil.com - Suasana baru yang ditawarkan oleh Toyota melalui produk All New Avanza Veloz memang cukup mendatangkan rasa penasaran. Apakah hanya dari segi desainya saja yang berubah atau turut memberikan suasana yang baru pada kenyamanan berkendara dan urusan performanya.
Tak mendapatkan kesempatan untuk turut menjajalnya saat sesi testdrive bersama sejumlah media lain beberapa waktu silam, kami akhirnya mencicip All New Avanza Veloz di Jakarta setelah dipinjamkan oleh TAM. Bagaimana rasanya, simak pembahasan singkat tim BosMobil di bawah ini.
Minimalis nan Fungsional
Tak hanya tampak luarnya saja yang telah di revisi, sektor kabin pun turut mendapatkan rombakan yang signifikan. Salah satunya adalah bentuk dasboard yang agak minimalis namun memiliki fungsi yang jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan varian Avanza Tipe S yang terdahulu. Bahkan untuk urusan hiburan, Veloz jauh lebih lengkap, unsur kenyamanan dan ergonomis ditonjolkan dengan adanya panel audio control switch di bagian setir yang sifatnya memudahkan pengendara.

Satu lagi yang tak kalah penting, ruang kabin pun terasa sedikit lebih lapang, terlebih model kursi penumpang dibaris ke dua yang dapat di geser, tetapi di baris ketiga ruangnya sangat sempit dan terbilang tak nyaman bila diduduki oleh penumpang dewasa, karena pastinya kaki harus ditekuk karena minimnya ruang gerak.

Performa 11-12
Cukup berbicara mengenai perubahan desain, waktunya untuk menjajal ketangguhan performa mesin 4 silinder berkapasitas 1.495cc 16 valve DOHC VVT-i berkode 3SZ-VE yang dibenamkan oleh Toyota sebagai jantung si Veloz. Karena penasaran dengan larinya, trek bebas hambatan alias Tol kami jadikan wadah untuk merasakan sensasi kekuatan dari All New Avanza Veloz berkelir silver ini.
Setelah membayar pintu tol dan tuas transmisi pada posisi "D", pedal gas pun kami injak seiring dengan hentakan ringan yang cukup terasa. Tarikan di bawahnya sangat lambat, namun setelah tuas kami pindahkan ke posisi "D3" hentakan tenaga langsung berubah, tepatnya kinerja mesin jauh lebih responsif dan mampu menyentuh angka 100km/jam lebih.
Secara keseluruhan kami mendapatkan catatan top speed saat mengendarainya hingga menyentuh angka 175 km/jam, namun untuk mendapatkan angka tersebut terbilang cukup susah karena putaran atasnya sedikit lambat. Selain itu bisingnya suara mesin pun terdengar hingga ke dalam kabin sehingga mengurangi efek kenyamanan di dalam kabin.
Mengenai handlingnya, setelah mendapatkan sedikit revisi sedikit lebih baik walau efek under steer masih terasa. Bahkan saat melintasi jalan yang sedikit begelombang, efek bumpy di bagian belakang terbilang sama dengan Avanza terdahulu yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang bagian belakang.
Overall, rasanya performa Avanza Veloz dengan Avanza Tipe S yang terdahulu tidak jauh berbeda, bisa dikatakan 11-12. Hanya saja, tingkat konsumsi bahan bakar dari Veloz memang terasa lebih irit setelah kami mengebernya diberbagai trek, mulai dari jalan lurus, tanjakan hingga melintasi kemacetan ringgan.
Teks/foto : *stanly






